Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 April 2015

Membuat Sediaan Jamur



MEMBUAT SEDIAAN JAMUR
TUJUAN: - Melatih cara pembuatan sediaan semi permanen langsung dari bahan.
- Melakukan identifikasi genus/ spesies jamur dari sediaan yang dibuat.
PRINSIP: Jamur diperiksa secara macros & micros pada sediaan dengan menggunakan obyektif 10x atau 40x menggunakan pengecatan LPCB & Tinta Parker
BAHAN: 1. Koloni jamur tempe
2. Koloni jamur jagung
3. Koloni jamur roti
4. Koloni jamur tape
REAGEN:              - Alkohol 70%
-    Larutan Lactophenol (LPCB)
-    Kutex/ Canada Balsam/ Entelan.
ALAT      :               - Ohse jarum
-    Cellophane tape
-    Kaca Objek & kaca tutup
-    Pembakar spirtus
-    Pipet tetes
CARA KERJA:          Identifikasi mikroskopik dengan larutan lactophenol
a.             Membuat sediaan semi permanen dari koloni  jamur
1.       Siapkan kaca objek glass dari kaca tutup yang bersih.
2.       Kemudian ambil koloni dengan ohse jarum, letakkan pada kaca objek.
3.       Tambahkan 1 tetes alcohol 70% dan koloni dihancurkan sampai menjadi serpihan yang halus. Sebelum mongering diberi 1-2 tetes larutan Lactophenol/ LPCB dan proses penghancuran koloni dilanjutkan kembali.
4.       Semakin halus serpihannya maka hasilnya semakin baik..
5.       Ditutup dengan kaca tutup secara perlahan-lahan dan jangan sampai terbentuk gelembung udara.
6.       Sediaan diperiksa dengan pembesaraan 100x dan 400x.
b.            Membuat sediaan jamur dengan KOH 10%
1.       Siapkan kaca objek glass dan kaca tutup yang bersih.
2.       Kemudian ambil koloni dengan ohse jarum, letakkan pada kaca objek.
3.       Tambahkan 1 tetes alcohol 70% dan koloni dihancurkan sampai menjadi serpihan yang halus. Sebelum mengering diberi 1-2 tetes larutan KOH 10% dan proses penghancuran koloni dilanjutkan kembali.
4.       Semakin halus serpihannya maka hasilnya semakin baik.
5.       Ditutup dengan kaca tutup secara perlahan-lahan dan jangan sampai terbentuk gelembung udara.
6.       Panaskan di atas api spirtus jangan sampai mendidih.
7.       Sediaan diperiksa dengan pembesaran 100x dan 400x.
c.             Membuat sediaan jamur semi permanen memakai cellophane tape
1.       Siapkan cellophane tape yang mempunyai daya rekat kuat dan tidak  mudah melipat. Dipotong berukuran 1-1,5 cm.
2.       Kemudian dengan memakai  pinset rekatkan pada koloni jamur
3.       Bagian yang terdapat jamur diberi 1-2 tetes alcohol 70%
4.       Kaca objek diberi 1-2 tetes larutan Lactophenol/ LPCB dan cellophane tape yang mengandung jamur diletakkan secara perlahan-lahan.
5.       Ditutup dengan kaca penutup secara perlahan-lahan dan jangan sampai terbentuk gelembung udara.
6.       Sediaan diperiksa dengan pembesaran 100x dan 400x
7.       Kelebihan LPCB dikeringkan dengan kertas saring kemudian sediaan ditutup dengan kuteks atau Canada balsam/ entelan dan dapat disimpan dalam waktu  yang lama bila tidak terjadi  gelembung udara dan kebocoran.
8.       Untuk  mendapatkan hasil sediaan semi permanen yang baik, sediaan dibiarkan beberapa hari agar jamur melekat pada kaca objek  dan kaca tutup, baru ditutup dengan kuteks/ Canada Balsam/ Entelan.
Nb: gunakan cellophane tape pada jamur roti dan jagung karena tekstur yang halus.
Alkohol berguna untuk meluruhkan jaringan.


Pemeriksaan Direk Tinja



PEMERIKSAAN DIREK TINJA
Adalah pemeriksaan mikroskopis tinja yeng paling sederhana, paling awal, dan harus selalu dikerjakan sebelum melakukan pemeriksaan indirek, dengan kata lain merupakan pemeriksaan penyaring (screening test)
Pemeriksaan direk meliputi:
   1.       Pemeriksaan Direk tanpa pemulasan
   2.       Pemeriksaan Direk dengan pemulasan
   3.       Pemeriksaan Direk Kato-Miura
   4.       Pemeriksaan Direk Cellophane-Tape
Selanjutnya dibawa ini akan dijelaskan cara dan teknik dari berbagai metoda di atas.
   A.      Pemeriksaan Direk dengan atau tanpa pemulasan
Larutan cat yang biasa di gunakan:
§  Eosin
Untuk mencari  parasit dalam bentuk tropozoid, kista, telur, dan larva/ tempayak.
§  Iodine (Lugol yang diencerkan 5X, D’antoni, Gram)
Untuk melacak parasit dalam bentuk kista, telur, tempayak.
§  Methylene Blue – Buffer (Nair)
Untuk memulas inti tropozoid dan kista.
§  Lugol
Untuk melacak parasit dalam bentuk kista, telur, tempayak.
§  Asam Asetat 10%
Untuk melihat leukosit.
Pemeriksaan dengan deck glass (dengan atau tanpa pemulasan)
Cara kerja:
1.       Sediakan kaca benda, teteskan 1-2 tetes larutan garam isotonis di atas sisi sebelah kiri, teteskan 1-2 tetes salah satu larutan pemulas terpilih di atas sisi sebelah kanan.
2.       Dengan menggunakan lidi? Kawat, ambil  tinja sebesar 1-2 mm3, apabila:
ü  Tinjanya berbentuk: ambil dari bagian dalam dan dari bagian luarnya, terutama yang terdapat bercak lendir/ darah.
ü  Tinjanya cair: ambil dari bagian permukaan cairan tinja, terutama yang terdapat bercak lendir/ darah.
Hindarkan pengambilan serat-serat dan biji-bijian.
Perlu diperhatikan, bahwa untuk tinja yang cair selalu dipilih untuk dikerjakan terlebih dahulu.
3.       Kemudian, campurrkan baik-baik secara merata pada larutan isotonis di atas kaca benda.
4.       Ulangi lagi pengambilan tinja, kenudian campur baik-baik secara merata pada larutan pemulas diatas kaca benda.
5.       Ambil kaca penutup, letakkan salah satu sisinya secara serong pada tepi tetesan menyebar menyusuri tepi sisi kaca penutup, kemudian lepaskan (jatuhkan) kaca penutup diatas kaca benda.
Hindarkan dari timbulnya gelembung-gelembung udara di antara kaca benda dan kaca penutup.
6.       Letakkkan sediaan di atas kertas Koran, amati ketebalan sediaan.
Sediaan dianggap mempunyai ketebalan cukup apabila sediaan tersebut dapat terbaca huruf-huruf yang kecil dari surat kabar.
Sediaan dikatakan terlalu tipis apabila huruf-huruf pada surat kabar dengan mudah dapat terbaca lewat sediaan.
7.       Dengan pensil, beri table keterangan pada  ujung sisi kanan kaca benda.
8.       Amati sediaan secara sistematis di bawa mikroskop dengan okuler 10x dan obyekrif 10x bila perlu dengan obyektif 40x.
Untuk lebih memperjelas pemandangan lubang dan ketinggian kondensor dapat diatur.
9.       Laporkan temuan hasil pemeriksaan.

    B.      Pemeriksaan Direk Kato-Miura
Merupakan suatu pemeriksaan tinja direk dengan menggunakan sediaan tebal.
Pemeriksaan ini baik untuk pemeriksaan semua jenis telur helminthes.
Macam-macam teknik:
ü  Kato Thick-Smear technique
ü  Cellophane covered thick smear
ü  The Cellophane thick stoolsmear.
Cara Kerja:
1.       Sediaan kaca benda yang telah siap pakai, dengan spatula kecil ambil tinja sebsesar 4 x 4 atau 4mm3 (50-60 mg) letakkan di tengah kaca benda.
2.       Dengan pinset, ambil selembar cellophane dari dalam botol yang berisi larutan Kato, letakkan di atas tinja pada kaca benda.
3.       Dengan karet pada ujung pensil atau tutup botol, tekan dan ratakan tinja di bawah cellophane, sampai tinja hampir mencapai tepi sisi-sisi cellophane.
Untuk  mencegah pecahnya kaca benda pada penekanannya, maka di bawah kaca benda dapat diletakkan setumpuk kertas surat kabar yang sudah tidak  dipakai.
4.       Beri label keterangan pada sediaan.
5.       Diamkan sediaan pada suhu kamar selama ½ - 1 jam, dapat juga diletakkan di bawah lampu atau di dalam incubator pengering (40 derajat celcius) selama 20-30 menit, untuk penguapan air dalam tinja.
6.       Amati di bawah mikroskop dengan pembesaran lemah.
7.       Laporkan temuan hasil pemeriksaan.

    C .      Pemeriksaan Cellophane Tape
Metode ini khusus untuk mendiagnosa Oxyuriasis/ Enterobiasis.
Saat pemeriksaan sebaiknya  pada pagi hari  setelah bangun tidur sebelum mandi dan buang air besar serta buang air kecil (bagi wanita) Hal ini disebabkan karena cacing Oxyuris vermicularis bertelur di malam hari (Nocturnal)
Pemeriksaan ini juga berguna untuk menemukann adanya proglotid dan atau telur Taenia saginata, Taenia solium, dan Dipylidium caninum di daerah perineal, sebab proglotid dari Cestoda tersebut biasanya dilepaskan satu  persatu dan dapat bergerak  ke luar secara aktif melalui anus.

Cara Kerja:
1.       Letakkan selembar pita cellophane di atas kaca benda yang telah siap pakai dan atur sedemikian rupa sehingga panjang pada kedua sisi kaca benda berbeda (panjang dan pendek)
Rekatkan sisi pendeknya.
2.       Letakkan alat penekan lidah/ tangkai sendok berujung tumpul pada sisi kaca benda berpita pendek.
3.       Lampirkan pita panjang kea tau menutup ujung alat penekan lidah.
4.       Dengan tangan kanan pegang erat alat-alat tersebut
5.       Pada kedudukan penderita menungging, dengan tangan kiri sisihkan lipatan bokong sehinngga tampak lubang anus, kemudian kenakan/ tempelkan (secara halus) ujung alat penekan lidah yang terlapisi pita pada kulit sekitar lubang anus.
6.       Lampirkan kembali pita yang melapisi alat penekan lidah ke atas kaca benda.
7.       Dengan segumpal kapas kering usaplah bagian atas pita agar menambah perlekatan pita pada kaca benda.
8.       Amati sediaan di bawah mikroskop dengan pembesaran lemah dan pengecilan kondensor.
9.       Laporkan temuan hasil pemeriksaan.

Ekonomi dalam Agama Islam



BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Krisis moneter melanda di mana-mana, tak terkecuali di negeri Indonesia. Para ekonom dunia sibuk mencari sebab-sebabnya dan berusaha sekuat tenaga untuk memulihkan perekonomian di negaranya masing-masing. Krisis ekonomi telah menimbulkan banyak kerugian, meningkatnya pengangguran, meningkatnya tindak kejahatan dan sebagainya.
Al-Qur'an telah memberikan beberapa contoh tegas mengenai masalah-masalah ekonomi yang menekankan bahwa ekonomi adalah salah satu bidang perhatian Islam. "(Ingatlah) ketika Syu'aib berkata kepada mereka (penduduk Aikah): 'Mengapa kamu tidak bertaqwa?' Sesungguhnya aku adalah seorang rasul yang telah mendapatkan kepercayaan untukmu. Karena itu bertaqwalah kepada Allah dan ta'atilah aku. Aku sama sekali tidak menuntut upah darimu untuk ajakan ini, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan Penguasa seluruh alam. Tepatilah ketika kamu menakar dan jangan sampai kamu menjadi orang-orang yang merugi. Timbanglah dengan timbangan yang tepat. Jangan kamu rugikan hak-hak orang (lain) dan janganlah berbuat jahat dan menimbulkan kerusakan di muka bumi." (Qs.26:177-183)
RUMUSAN MASALAH
1.      Apa prinsip-prinsip ekonomi yang diterapkan sekarang?
2.      Apakah Ekonomi Islam itu?
3.      Bagaimana penerapan Ekonomi Islam di Indonesia?
4.      Apa sajakah Dasar-dasar Ekonomi Islam?
5.      Hubungan Ekonomi Islam dan Tantangan Kapitalisme, Kenapa Ekonomi Islam baik diterapkan?
6.      Bagaimana cara mengembangkan konsep ekonomi Islam di  Indonesia
 TUJUAN PENULISAN
Dalam makalah ini, penyusun akan memaparkan tentang seluk beluk islam dan perekonomian, sehingga pembaca dapat mengetahui
1.      Sistem ekonomi Islam secara global
2.      Perkembangan sistem ekonomi Islam di Indonesia
3.      Kendala dan tantangan yang dihadapi
4.      Strategi efektif pengembangan sistem ekonomi Islam di Indonesia.

BAB II
PEMBAHASAN
·         Prinsip-prinsip Ekonomi
Ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah setelah berpisahnya aktifitas produksi dan konsumsi. Ekonomi merupakan aktifitas yang boleh dikatakan sama halnya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini, sehingga kemudian timbul motif ekonomi, yaitu keinginan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Prinsip ekonomi adalah langkah yang dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhannya dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil yang maksimal. Sedangkan sistem ekonomi ada berbagai macam, di antaranya:
ü  Sistem Ekonomi Kapitalis
Prinsip ekonomi kapitalis adalah:
- Kebebasan memiliki harta secara persendirian.
- Kebebasan ekonomi dan persaingan bebas.
- Ketidaksamaan ekonomi.
ü  Sistem Ekonomi Komunis
Prinsip ekonomi komunis adalah:
- Hak milik atas alat-alat produksi oleh negara.
- Proses ekonomi berjalan atas dasar rencana yang telah dibuat.
- Perencanaan ekonomi sebagai rencana / dalam proses ekonomi yang harus dilalui.
ü  Sistem Ekonomi Sosialis
Prinsip ekonomi sosialis adalah:
- Hak milik atas alat-alat produksi oleh koperasi-koperasi serikat pekerja, badan hukum dan   masyarakat yang lain. Pemerintah menguasai alat-alat produk yang vital.
- Proses ekonomi berjalan atas dasar mekanisme pasar.
- Perencanaan ekonomi sebagai pengaruh dan pendorong dengan usaha menyesuaikan kebutuhan individual dengan kebutuhan masyarakat.
Indonesia memiliki sistem ekonomi sendiri, yaitu sistem demokrasi ekonomi, yang prinsip-prinsip dasarnya tercantum dalam UUD'45 pasal 33.

·         Apakah Ekonomi Islam?
Sistem kapitalis yang saat ini banyak dipergunakan telah menunjukkan kegagalan dengan mengakibatkan terjadinya krisis ekonomi. Sistem ekonomi Islam sebagai pilihan alternatif mulai digali untuk diterapkan sebagai sistem perekonomian yang baru. Bagaimanakah sistem ekonomi Islam itu? Sistem ekonomi Islam mempunyai perbedaan yang mendasar dengan sistem ekonomi yang lain, dimana dalam sistem ekonomi Islam terdapat nilai moral dan nilai ibadah dalam setiap kegiatannya.
Ø  Prinsip ekonomi Islam adalah:
- Kebebasan individu.
- Hak terhadap harta.
- Ketidaksamaan ekonomi dalam batasan.
- Kesamaan sosial.
- Keselamatan sosial.
- Larangan menumpuk kekayaan.
- Larangan terhadap institusi anti-sosial.
- Kebajikan individu dalam masyarakat.



·         Konsep Ekonomi Islam
Islam mengambil suatu kaidah terbaik antara kedua pandangan yang ekstrim (kapitalis dan komunis) dan mencoba untuk membentuk keseimbangan di antara keduanya (kebendaan dan rohaniah). Keberhasilan sistem ekonomi Islam tergantung kepada sejauh mana penyesuaian yang dapat dilakukan di antara keperluan kebendaan dan keperluan rohani / etika yang diperlukan manusia. Sumber pedoman ekonomi Islam adalah al-Qur'an dan sunnah Rasul, yaitu dalam:
- Qs.al-Ahzab:72 (Manusia sebagai makhluk pengemban amanat Allah).
- Qs.Hud:61 (Untuk memakmurkan kehidupan di bumi).
- Qs.al-Baqarah:30 (Tentang kedudukan terhormat sebagai khalifah Allah di bumi).
Hal-hal yang tidak secara jelas diatur dalam kedua sumber ajaran Islam tersebut diperoleh ketentuannya dengan jalan ijtihad.

·         Dasar-dasar Ekonomi Islam:
Ø  Dasar-dasar ekonomi Islam adalah:
1) Bertujuan untuk mencapai masyarakat yang sejahtera baik di dunia dan di akhirat, tercapainya pemuasan optimal berbagai kebutuhan baik jasmani maupun rohani secara seimbang, baik perorangan maupun masyarakat. Dan untuk itu alat pemuas dicapai secara optimal dengan pengorbanan tanpa pemborosan dan kelestarian alam tetap terjaga.
2) Hak milik relatif perorangan diakui sebagai usaha dan kerja secara halal dan dipergunakan untuk hal-hal yang halal pula.
3) Dilarang menimbun harta benda dan menjadikannya terlentar.
4) Dalam harta benda itu terdapat hak untuk orang miskin yang selalu meminta, oleh karena itu harus dinafkahkan sehingga dicapai pembagian rizki.
5) Pada batas tertentu, hak milik relatif tersebut dikenakan zakat.
6) Perniagaan diperkenankan, akan tetapi riba dilarang.
7) Tiada perbedaan suku dan keturunan dalam bekerja sama dan yang menjadi ukuran perbedaan adalah prestasi kerja.

·         Kemudian landasan nilai yang menjadi tumpuan tegaknya sistem ekonomi Islam adalah sebagai berikut:
Ø  Nilai dasar sistem ekonomi Islam:
1) Hakikat pemilikan adalah kemanfaatan, bukan penguasaan.
2) Keseimbangan ragam aspek dalam diri manusia.
3) Keadilan antar sesama manusia.
Ø  Nilai instrumental sistem ekonomi Islam:
1) Kewajiban zakat.
2) Larangan riba.
3) Kerjasama ekonomi.
4) Jaminan sosial.
5) Peranan negara.
Ø  Nilai filosofis sistem ekonomi Islam:
1) Sistem ekonomi Islam bersifat terikat yakni nilai.
2) Sistem ekonomi Islam bersifat dinamik, dalam arti penelitian dan pengembangannya berlangsung terus-menerus.
Ø  Nilai normatif sistem ekonomi Islam:
1) Landasan aqidah.
2) Landasan akhlaq.
3) Landasan syari'ah.
4) Al-Qur'anul Karim.
5) Ijtihad (Ra'yu), meliputi qiyas, masalah mursalah, istihsan, istishab, dan urf.

·         Ekonomi Islam dan Tantangan Kapitalisme
Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi yang lain adalah:
1)      Asumsi dasar / norma pokok maupun aturan main dalam proses ataupun interaksi kegiatan ekonomi yang diberlakukan. Dalam sistem ekonomi Islam asumsi dasarnya adalah syari'ah Islam, diberlakukan secara menyeluruh baik terhadap individu, keluarga, kelompok masyarakat, usahawan maupun penguasa/pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik untuk keperluan jasmaniah maupun rohaniah.
2)      Prinsip ekonomi Islam adalah penerapan asas efisiensi dan manfaat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan alam.
3)      Motif ekonomi Islam adalah mencari keberuntungan di dunia dan di akhirat selaku khalifatullah dengan jalan beribadah dalam arti yang luas.
4)      Berbicara tentang sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi kapitalis tidak bisa dilepaskan dari perbedaan pendapat mengenai halal-haramnya bunga yang oleh sebagian ulama dianggap sebagai riba yang diharamkan oleh al-Qur'an.
5)      Manfaat uang dalam berbagai fungsi baik sebagai alat penukar, alat penyimpan kekayaan dan pendukung peralihan dari sistem barter ke sistem perekonomian uang, oleh para penulis Islam telah diakui, tetapi riba mereka sepakati sebagai konsep yang harus dihindari dalam perekonomian.
6)      Sistem bunga dalam perbankan (rente stelsel) mulai diyakini oleh sebagian ahli sebagai faktor yang mengakibatkan semakin buruknya situasi perekonomian dan sistem bunga sebagai faktor penggerak investasi dan tabungan dalam perekonomian Indonesia, sudah teruji bukan satu-satunya cara terbaik mengatasi lemahnya ekonomi rakyat.
7)      Larangan riba dalam Islam bertujuan membina suatu bangunan ekonomi yang menetapkan bahwa modal itu tidak dapat bekerja dengan sendirinya, dan tidak ada keuntungan bagi modal tanpa kerja dan tanpa penempatan diri pada resiko sama sekali. Karena itu Islam secara tegas menyatakan perang terhadap riba dan ummat Islam wajib meninggalkannya (Qs.al-Baqarah:278), akan tetapi Islam menghalalkan mencari keuntungan lewat perniagaan (Qs.83:1-6)
·         Krisis Ekonomi: Agenda Penyelesaian Ekonomi Muslim
Krisis ekonomi disebabkan oleh berbagai macam hal, antara lain:
- Menurunnya kualitas moral/mental, bisa dikatakan sebagai faktor yang paling penting.
- Keadilan yang tidak merata (kolusi).
- Tidak adanya keterbukaan/transparansi oleh pemerintah dalam berbagai hal.
- Merebaknya sistem perekonomian yang menggunakan sistem riba.
Di samping hal-hal tersebut di atas, masih banyak faktor lain yang mendorong terjadinya krisis ekonomi, misalnya suasana politik yang tidak stabil, persaingan yang tidak sehat, krisis kepercayaan, dan ada satu hal yang saat ini sedang banyak dibicarakan oleh para ekonom, yaitu bahwa sistem ekonomi yang ada sudah tidak sesuai lagi untuk diterapkan, sehingga adanya suatu sistem perekonomian dengan formula yang baru.

·         Adapun konsep pelaksanaan kegiatan ekonomi Muslim dalam mengatasi krisis (terutama yang terjadi di Indonesia), secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut:

1)      Pendidikan moral/mental mutlak harus ditingkatkan, baik dari tingkat orang-per-orang, rumah tangga, masyarakat, maupun negara. Dan nuansa moral inipun harus dapat selalu didengungkan dalam setiap kegiatan baik dalam berpolitik, berekonomi, berbudaya, dan lain sebagainya.
2)      Keadilan yang merata meliputi berbagai bidang, di antaranya: Pemerataan peningkatan sumber daya manusia, pemerataan keadilan dalam pelaksanaan hukum, dalam arti bahwa setiap pelanggar harus mendapatkan sanksi yang tegas.
3)      Adanya transparansi/keterbukaan dalam setiap kegiatan yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara.
4)      Melacak sumber yang menyebabkan krisis (tegantung krisis apa).
5)      Menerapkan sistem ekonomi Islam dan menghapus praktek pembungaan uang.
(Pendapat Dumairy, MA - dosen dan pengamat ekonomi Islam - 1998)

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Perekonomian sebagai salah satu sendi kehidupan yang penting bagi manusia, oleh al-Qur'an telah diatur sedemikian rupa. Riba secara tegas telah dilarang karena merupakan salah satu sumber labilitas perekonomian dunia. Al-Qur'an menggambarkannya sebagai orang yang tidak dapat berdiri tegak melainkan secara limbung bagai orang yang kemasukan syaithan.
Hal terpenting dari semua itu adalah bahwa kita harus dapat mengembalikan fungsi asli uang yaitu sebagai alat tukar / jual-beli. Memperlakukan uang sebagai komoditi dengan cara memungut bunga adalah sebuah dosa besar, dan orang-orang yang tetap mengambil riba setelah tiba larangan Allah, diancam akan dimasukkan ke neraka (Qs.al-Baqarah:275). Berdirinya Bank Muamalat Indonesia merupakan salah satu contoh tantangan untuk membuktikan suatu pendapat bahwa konsepsi Islam dalam bidang moneter dapat menjadi konsep alternatif.



DAFTAR PUSTAKA
M.Rusli Karim (Editor), Berbagai Aspek Ekonomi Islam, P3EI UII Yogyakarta, PT.Tiara Wacana, YK-1992.
Thahir Abdul Muhsin Sulaiman, Menanggulangi Krisis Ekonomi Secara Islam, Terjemahan Ansori Umar Sitanggal, Al-Ma'arif Bandung-1985.
Lembar Jum'at Al-Miqyas - Edisi 71: Suku Bunga Tinggi atau Rendah Sama Saja, Forum Studi Al-Ummah, YK-1996.
Afzal-Ur-Rahman, Doktrin Ekonomi Islam.
Sayid Sabiq, Unsur Dinamika Islam.
Dr.Budiono, Ekonomi Mikro, BPFE-UGM.
Dan berbagai sumber lainnnya.
.  
 

Blog Template by BloggerCandy.com